Site icon religiouscriticism.com

RI Mencari Sumber Bahan Baku Plastik Baru Saat Krisis Global

[original_title]

religiouscriticism.com – Pemerintah Indonesia sedang mencari pasokan baru bahan baku plastik di tengah krisis global yang dipicu oleh gangguan rantai pasok akibat konflik di Timur Tengah. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa Indonesia selama ini bergantung pada impor naphta dari kawasan tersebut untuk produksi bijih plastik. Namun, dampak perang telah mengganggu pasokan yang diperlukan.

Dalam upaya mitigasi, pemerintah mulai mencari alternatif pasokan dari India, Amerika Serikat, dan negara-negara di Afrika. Budi menyatakan bahwa komunikasi dengan produsen di ketiga negara tersebut telah dilakukan, namun pengiriman masih terkendala oleh kondisi perang yang memengaruhi pengapalan.

Menteri Budi juga mengkoordinasikan perwakilan perdagangan di luar negeri untuk membantu menemukan sumber pasokan alternatif. Ia mencatat bahwa krisis ini tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga negara-negara lain seperti Taiwan, Korea Selatan, dan Vietnam yang turut merasakan dampak serupa pada produksi plastik.

Walaupun upaya impor dari negara-negara alternatif sudah dijalankan, Budi memperingatkan bahwa proses realisasi memerlukan waktu. Untuk saat ini, industri harus bergantung pada stok yang ada. Ia menekankan pentingnya mempercepat kedatangan pasokan baru untuk meredakan kekhawatiran pelaku usaha terkait kenaikan harga plastik yang signifikan, mencapai 30-40 persen per April 2026.

Fluktuasi harga ini berkaitan erat dengan kelancaran pasokan dan situasi global yang belum dapat dipastikan kapan akan stabil. Budi menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya mencari negara-negara lain yang dapat menyediakan bahan baku plastik yang diperlukan demi mendukung industri dalam negeri.

Exit mobile version