religiouscriticism.com – Tim Nasional Bola Voli Putri Indonesia U-21 mengalami kekalahan telak 0-3 dari Thailand dalam Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U-21 yang diadakan di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat malam, 15 Agustus 2025. Kekalahan ini menjadi ujian mental bagi skuad Garuda muda, yang diharapkan bangkit dalam pertandingan mendatang.
Pelatih Timnas Voli Putri U-21, Marcos Sugiyama, menyatakan bahwa perbaikan mental pemain menjadi fokus utama sebelum pertandingan selanjutnya. Mereka akan berhadapan dengan Korea pada kesempatan di perebutan peringkat 13 hingga 16 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Sugiyama menekankan pentingnya mentalitas pemenang agar tim bisa bekerja sama dan menunjukkan performa yang lebih baik.
Kekalahan dari Thailand bukan hanya memberikan pelajaran bagi para pemain, tetapi juga menjadi kebutuhan mendesak bagi tim untuk mengevaluasi strategi dan taktik yang digunakan. Meski hasil tersebut tidak sesuai harapan, pelatih optimis akan kemampuan anak asuhnya untuk tampil maksimal di laga berikutnya.
Dengan persiapan yang baik dan evaluasi menyeluruh, diharapkan Timnas Indonesia U-21 dapat meraih hasil positif dalam pertemuan melawan Korea. Pertandingan tersebut terlihat penting untuk membangkitkan semangat pemain dan membangun kepercayaan diri tim dalam menghadapi kompetisi yang lebih ketat di masa depan. Semangat juang dan kerja keras menjadi kunci bagi mereka untuk kembali menunjukkan kualitas permainan yang diharapkan.
![Timnas Voli Putri U-21 Benahi Mental Pasca Kekalahan dari Thailand | religiouscriticism.com [original_title]](https://religiouscriticism.com/wp-content/uploads/2025/08/DIBEKUK-THAILAND-TIMNAS-VOLI-PUTRI-U-21-BENAHI-MENTAL-UNTUK-BANGKIT.jpg)