religiouscriticism.com – PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memperkirakan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mengalami konsolidasi dengan rentang support di level 9.000 dan resistance di 9.200 pada pekan yang dimulai 19 Januari 2026. Fokus pasar saat ini beralih pada serangkaian data dan kebijakan baik di tingkat global maupun domestik, menurut pernyataan resmi dari Equity Analyst IPOT, Imam Gunadi, di Jakarta, Minggu.
Dari dalam negeri, pelaku pasar akan mengamati keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI), yang diprediksi akan tetap di level 4,75 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Selain itu, perhatian terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat, seperti US Core PCE Price Index yang diperkirakan mencapai 2,7 persen year on year, menjadi penting sebagai indikator inflasi yang mempengaruhi kebijakan The Fed.
Di sisi lain, dari China, sorotan akan tertuju pada rilis pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 yang diperkirakan tumbuh 4,4 persen year on year. Data penjualan ritel dan tingkat pengangguran Desember 2025 juga dianggap penting untuk memahami kondisi konsumsi domestik dan pasar tenaga kerja. Dalam konteks ini, pelaku pasar akan memperhatikan keputusan Loan Prime Rate (LPR) di tengah sinyal bank sentral China mengenai kemungkinan pelonggaran kebijakan.
Pada penutupan perdagangan Kamis, IHSG ditutup menguat 1,55 persen di level 9.075, dengan investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp3,2 triliun selama sepekan. Imam menyebutkan bahwa arus dana asing ini menunjukkan respon positif terhadap stabilitas makroekonomi domestik.
Pasar global sendiri menunjukkan kinerja yang cenderung positif meskipun terdapat ketidakpastian akibat kebijakan perdagangan dari AS dan reaksi dari Uni Eropa. Dengan latar belakang tersebut, faktor-faktor domestik dan global akan terus mempengaruhi arah pergerakan pasar di minggu mendatang.
![IPOT Perkirakan IHSG Akan Konsolidasi di Rentang 9.000-9.200 | religiouscriticism.com [original_title]](https://religiouscriticism.com/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2024-03-18-at-13.32.13.jpeg)