religiouscriticism.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, memberikan apresiasi terhadap strategi pemerintah dalam menangani dampak bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam pernyataannya, Gus Yahya menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil pemerintah menunjukkan progres yang signifikan serta memberikan harapan untuk pemulihan masyarakat yang terkena dampak bencana.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Gus Yahya dalam acara Silaturahim dan Konsolidasi PBNU bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kepulauan Bangka Belitung dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Bangka Belitung. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat komitmen NU dalam membangun solidaritas kemanusiaan serta memperkuat kerja sama lintas sektoral dalam penanggulangan bencana.
Gus Yahya juga menyatakan bahwa skala bencana yang terjadi sangat besar, yang berpotensi menghancurkan kehidupan masyarakat di daerah tersebut. Penilaian ini didasarkan pada kunjungannya ke Aceh beberapa hari sebelumnya, di mana ia melihat kondisi lapangan yang sangat memprihatinkan. “Saya melihat langsung dampak bencana ini, banyak wilayah yang terpengaruh, infrastruktur rusak, dan aktivitas masyarakat terhenti,” ungkapnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, Gus Yahya menyampaikan pentingnya sinergi antar pihak dalam menghadapi situasi ini, mengingat kompleksitas yang ditimbulkan oleh bencana alam. Dengan adanya kolaborasi yang kuat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dan menjalani kehidupan normal.
![Ketum PBNU Puji Langkah Pemerintah Atasi Dampak Bencana Sumatera | religiouscriticism.com [original_title]](https://religiouscriticism.com/wp-content/uploads/2025/12/ketum-pbnu-apresiasi-strategi-pemerintah-tangani-dampak-bencana-sumatera-tkh.jpg)