religiouscriticism.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan terus berlanjut hingga tahun 2028. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke IKN pada Senin (12/1). Dalam kunjungan tersebut, Prabowo meninjau fasilitas yang ada serta mengadakan rapat dengan para menteri kabinet.
Basuki menjelaskan bahwa proses pembangunan akan tetap dilaksanakan sampai IKN berfungsi sebagai ibu kota politik. Hal ini sesuai dengan amanat dalam Peraturan Presiden No. 79/2025 terkait pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah. “Kami mengajak masyarakat dan investor untuk tidak ragu mengenai kelanjutan pembangunan di IKN,” tambah Basuki dalam sebuah video.
Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungannya, juga memberikan instruksi kepada Otorita IKN untuk melakukan perbaikan desain dan fungsi, khususnya untuk pembangunan kompleks eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Mensesneg Prasetyo Hadi menekankan pentingnya percepatan pembangunan agar target IKN sebagai ibu kota politik dapat realisasi pada tahun 2028.
Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, menyatakan bahwa perubahan desain IKN harus segera dilaksanakan agar tidak mengganggu pencapaian target tersebut. Ia menegaskan bahwa desain yang tepat sangat krusial demi kelancaran pembangunan IKN sebagai ibu kota politik.
Dengan demikian, Otorita IKN dan Kementerian Pekerjaan Umum diharapkan dapat bersinergi untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana, menjaga kepercayaan masyarakat dan investor terhadap perkembangan IKN sebagai pusat pemerintahan di masa depan.
![Pembangunan IKN Berlanjut Hingga 2028 Setelah Tinjauan Prabowo | religiouscriticism.com [original_title]](https://religiouscriticism.com/wp-content/uploads/2026/01/1768404723_b54e34ce9f38611765ff.jpg)