religiouscriticism.com – One Pride MMA akan menggelar ajang pertarungan bertajuk Fight Night 89 pada Sabtu, 11 April 2026, menampilkan dua perebutan gelar juara. Pertarungan ini diadakan di Jakarta dan menjadi bagian dari debut tahun baru untuk organisasi seni bela diri campuran tersebut. COO One Pride MMA, Suwardi, menyatakan bahwa acara ini tidak hanya menyuguhkan pertandingan, tetapi juga mengedepankan kualitas para petarung terbaik Indonesia.
Dalam Fight Night 89, Windri Patilima akan berhadapan dengan Ronald Mastrana Siahaan untuk merebut gelar kelas ringan (70,3 kg), sementara Yudi Cahyadi akan melawan Ajuldihamro Simbolon untuk gelar kelas bulu (65,8 kg). Suwardi menambahkan bahwa antusiasme penggemar sangat tinggi, terutama untuk pertarungan utama antara Windri dan Ronald. Windri, yang sebelumnya bertarung di kelas welter, kini turun ke kelas ringan dengan target meraih sabuk juara.
Ajang ini juga memperkenalkan teknik baru yang disebut hystrike, yang melibatkan serangan berdiri menggunakan anggota tubuh untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penonton. Pihak penyelenggara berharap bahwa inovasi ini akan mendorong perkembangan MMA di Indonesia, dengan harapan ajang ini dapat semakin diperhitungkan pada level internasional.
Acara ini mencakup 12 laga, di mana lima di antaranya akan disiarkan secara eksklusif melalui layanan pay-per-view di platform Vidio. Managing Director Vidio, Hermawan Sutanto, menyatakan komitmennya untuk mendukung pertarungan ini, serta meningkatkan eksposur MMA Indonesia di kancah global.
Dengan demikian, One Pride MMA Fight Night 89 diharapkan menjadi langkah signifikan dalam memperkuat posisi seni bela diri campuran di Indonesia.
![Debut 2026 One Pride MMA hadirkan dua pertarungan gelar | religiouscriticism.com [original_title]](https://religiouscriticism.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260410_180445.jpg.jpeg)