religiouscriticism.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja meluncurkan peta jalan strategis untuk pasar derivatif dan pasar modal Indonesia, yang berlaku untuk periode 2026-2030. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat pasar keuangan melalui pendalaman dan peningkatan pelindungan investor, sekaligus mendorong investasi berkelanjutan.
Menurut Agus Firmansyah, Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, roadmap ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pengembangan instrumen keuangan dan penguatan investasi berkelanjutan. Roadmap untuk pasar derivatif menetapkan tujuan menciptakan pasar yang likuid, efisien, dan kredibel, serta berfungsi sebagai alat manajemen risiko.
Roadmap tersebut dibangun di atas empat pilar utama: penguatan pelindungan investor, harmonisasi dan pengawasan intermediari, pengembangan pasar, dan efisiensi infrastruktur. Seluruh pilar tersebut akan diimplementasikan dengan dukungan koordinasi antar pemangku kepentingan dan peningkatan pengawasan.
Sementara itu, roadmap untuk pasar modal berkelanjutan bertujuan memperkuat peran pasar sebagai penggerak investasi berbasis prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Pilar dalam roadmap ini mencakup penguatan fondasi pasar, peningkatan aktivitas dan partisipasi, serta kolaborasi untuk pengembangan pasar.
Hingga Desember 2025, OJK mencatat akumulasi penerbitan obligasi berbasis keberlanjutan mencapai Rp74,14 triliun. Melalui roadmap ini, proyeksi pertumbuhan penerbitan obligasi dan sukuk berkelanjutan dapat mencapai 55,11 persen per tahun. OJK juga menargetkan pertumbuhan investasi dalam reksa dana berbasis ESG mencapai 14,36 persen per tahun, dengan total nilai aset yang diperkirakan mencapai Rp9,98 triliun.
OJK mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penyusunan roadmap ini, termasuk kementerian, lembaga, dan mitra pembangunan seperti Asian Development Bank (ADB).
![OJK Tingkatkan Pasar Derivatif dan Modal dengan Peta Jalan 2026-2030 | religiouscriticism.com [original_title]](https://religiouscriticism.com/wp-content/uploads/2026/04/sosialisasi-reformasi-transparansi-pasar-modal-2765657.jpg)