religiouscriticism.com – Stadion Anfield diperkirakan akan mengalami suasana yang berbeda saat Liverpool menghadapi Fulham dalam laga Liga Primer Inggris pada Sabtu, 11 November mendatang. Hal ini disebabkan oleh aksi protes besar-besaran yang diinisiasi oleh kelompok suporter fanatik bernama Spirit of Shankly. Melalui kampanye bertajuk “Not a Pound in the Ground,” para pendukung Liverpool diajak untuk tidak membelanjakan uang di dalam stadion, melainkan membeli makanan dan minuman dari usaha lokal di sekitar Anfield.
Aksi ini sebagai respons terhadap keputusan manajemen klub yang menaikkan harga tiket untuk tiga musim ke depan. Kebijakan tersebut diumumkan pada akhir Maret lalu, dan mencatatkan preseden baru di Liga Primer Inggris karena untuk pertama kalinya sebuah klub mengumumkan kenaikan harga tiket secara berturut-turut. Suporter merasa keputusan ini merupakan eksploitasi terhadap loyalitas mereka, di mana Spirit of Shankly menilai bahwa klub mengabaikan penolakan yang disampaikan oleh pendukung.
Manajemen Liverpool berargumen bahwa kenaikan harga tiket perlu dilakukan untuk menutupi biaya operasional yang meningkat. Biaya operasional hari pertandingan dilaporkan telah melonjak 85% sejak musim 2016-17. Namun, mantan CEO Liverpool, Christian Purslow, mengkritik strategi ini sebagai langkah yang merugikan hubungan dengan suporter. Menurutnya, klub yang memiliki pendapatan besar seharusnya tidak membebani suporter secara lebih lanjut.
Protes di Anfield ini tidak hanya berdampak pada Liverpool, tetapi juga dapat memicu perubahan kebijakan harga tiket di klub-klub lain di Liga Primer Inggris, seperti yang diingatkan oleh Thomas Concannon dari Football Supporters Association (FSA). Gelombang protes ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran tentang komersialisasi berlebihan dalam sepak bola, yang mendorong seruan “Stop Exploiting Loyalty” di kalangan suporter di seluruh Inggris.
![Protes Tiket Liverpool Guncang Anfield dalam Kampanye Not a Pound in the Ground | religiouscriticism.com [original_title]](https://religiouscriticism.com/wp-content/uploads/2026/04/1775603416_4564b4325907a5b25eef.jpg)